Pilkada Bekasi Bakal Diwarnai 10 Wajah Lama

Sebanyak 10 wajah lama dari kalangan partai politik, birokrat, tokoh masyarakat, dan akademisi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diprediksi akan menjadi peserta Pemilu Kepala Daerah setempat pada 2012.

Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Bekasi kepada 6.000 responden di Kabupaten Bekasi padaper Desember 2010.

Penasehat Lira Bekasi, Didit Susilo, melalui siaran pers, di Bekasi, Rabu (19/1/2011) malam, mengatakan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Bekasi akan berlangsung pada Juli 2012 mendatang.

Namun, diperkirakan pada Juni 2011 ini, beberapa bakal calon kandidat akan mulai melakukan pemanasan.

Dikatakan Didit, survei yang dilakukan pihaknya dengan sistem acak dilakukan terhadap 6.000 responden yang tersebar di 23 Kecamatan dan 187 Desa/Kelurahan di wilayah setempat.

“Lira menggunakan sistem survei wawancara langsung responden sebanyak 30 persen dan wawancara via telepon 70 persen melalui dua tahap. Yakni, penjaringan dan rangking 10 besar. Dalam tahap pertama sempat terjaring 50 nama dari berbagai unsur tokoh parpol, ulama, masyarakat dan birokrat,” katanya.

Menurut Didit, tokoh parpol yang pernah berkompetisi dalam Pemilu Kepala Daerah 2007 lebih diminati responden karena tingkat kepopuleran mereka di telinga masyarakat. Namun, pada tahap penentuan banyak yang masih mempertimbangkan karena waktunya masih panjang.

“Yang perlu dicatat, survei ini hanya mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas secara personal,” ujarnya.

Menurut Didit, Saduddin, MM selaku Bupati Bekasi periode 2007-2012 memperoleh 18,23 persen, Neneng Hasanah selaku Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat memperoleh 16,41 persen, Mustakim selaku Ketua DPRD Kabupaten Bekasi memperoleh 13,07 persen, Darip Mulyana selaku Wakil Bupati Bekasi periode 2007-2012 memperoleh 11,28 persen.

“Jejen Sayuti selaku mantan peserta Pemilu Kepala Daerah 2007-2012 memperoleh 9.33 persen, Daeng Muhammad selaku Anggota DPRD Kabupaten Bekasi memperoleh 9,19 persen, Saleh Manaf selaku mantan Bupati Bekasi 2002-2007 memperoleh 7,08 persen, Omin Basyuni selaku Anggota DPRD Jabar memperoleh 5,97 persen,” katanya.

Selanjutnya, Syamsul Falah selaku Anggota DPRD Kabupaten Bekasi memperoleh 5,12 persen, dan Adi Firdaus selaku mantan peserta Pemilu Kepala Daerah 2007-2012 memperoleh 4,32 persen.  (Aef/At)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s