Gubernur Kalimantan Timur Setuju Penghentian APBD untuk Sepakbola

TEMPOInteraktif,Samarinda:Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak menyatakan dukungannya jika dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di kabupaten dan kota dihentikan untuk membantu klub sepak bola profesional. Awang juga mengungkapkan klub sepak bola sudah harus memulai untuk tidak menggantungkan dana operasionalnya pada anggaran daerah.

“Saya berharap klub sepakbola bisa lepas dari APBD,” kata Awang Faroek Ishak, Rabu (19/1).

Tapi ia menyatakan penghentian pengucuran dana APBD kepada klub sepak bola tak bisa dilakukan serta merta. Awang menyatakan perlu ada jeda waktu untuk menghentikan pengucuran dana. Sehingga klub sepak bola bisa bersiap-siap untuk mencari sumber dana lain untuk membiayai tim.

Seperti saat ini Awang Faroek mengungkapkan klub sepak bola sangat menggantungkan dana pada APBD. Seharusnya, tuturnya dana bantuan pemda itu sifatnya mendukung. “Jangan jadi gantungan klub bola,” tuturnya.

Pemda menurut Awang Faroek kedepan akan memberi bantuan. Tapi tak mungkin bantuan tersebut besarannya semakin bertambah. “Inikan sifatnya mendukung, jadi setiap tahun berkurang sampai nanti benar-benar bisa mandiri,” ujarnya.

Di Kalimantan Timur terdapat tiga klub sepak bola yang saat ini berkompetisi di Indonesia Super Liga (ISL). Masing-msasing Persisam Putra Samarinda, Persiba Balikpapan dan Bontang FC. Kesemuanya masih mengandalkan dana Pemda untuk operasional. Persisam Samarinda misalnya, untuk kompetisi musim 2010-2011 mengajukan dana Rp 25 miliar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s