Bupati Pamekasan Minta Camat Perketat Pengawasan Raskin

PAMEKASAN–MICOM: Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta camat dan kepala desa di wilayah itu memperketat pengawasan penyaluran bantuan beras bagi keluarga miskin pada 2011.

“Pengawasan pendistribusian bantuan beras bagi keluarga miskin tahun ini harus lebih ketat, dan sampai kepada warga yang berhak menerimanya,” kata Bupati Kholilurrahman di Pamekasan, Madura, Jatim, Jumat (7/1).

Oleh sebab itu, sambung Bupati, para camat dan kepala desa hendaknya harus meningkatkan pengawasan, sehingga tidak ada lagi temuan penyimpangan raskin sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Bupati juga meminta agar para kepala desa tidak mengurangi jatah bantuan raskin untuk masing-masing rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM), yakni sebanyak 15 kilogram. Sebab, fakta yang selama ini terjadi masih banyak warga yang menerima kurang dari 15 kilogram sebagaimana ketentuan pemerintah.

“Bantuan raskin kepada masyarakat harus utuh dan tidak boleh dikurangi, karena ini menyangkut kepentingan rakyat miskin,” kata Kholilurrahman, menegaskan.

Jika, sambung dia, pihaknya masih menemukan pengurangan jatah bantuan raskin yang disampaikan kepada para penerima manfaat, maka ia berjanji akan menindak tegas oknum yang bersangkutan.

Di Kabupaten Pamekasan rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) bantuan raskin sebanyak 109.017 RTS yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan di wilayah tersebut atau setara dengan 1.635.255 kilogram beras raskin.

Jumlah RTS penerima bantuan raskin di Kabupaten Pamekasan ini tergolong lebih sedikit dibanding dua kabupaten lainnya di Madura, yakni Kabupaten Sampang yang mencapai 150.386 RTS atau secara dengan 2.255.790 kilogram dan Kabupaten Sumenep yang mencapai 145.788 RTS, setara dengan 2.186.820 kilogram beras.

Adapun jumlah rumah tangga miskin di wilayah Madura sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah totalnya mencapai 502.710 RTS atau setara dengan 7.540.650 kilogram beras dengan jumlah penerima bantuan paling sedikit ialah di Kabupaten Sampang, yakni hanya 97.519 RTS-PM atau setara dengan 1.462.785 kilogram.

“Harga tebus bantuan beras miskin kali ini sama dengan tahun 2010, yakni Rp1.600 perkilogram,” pungkas Kholilurrahman. (Ant/OL-13)

2 responses to “Bupati Pamekasan Minta Camat Perketat Pengawasan Raskin

  1. djibril muhammad

    saya kira transparansi pendistribusian raskin dimana aja termasuk pamekasan tidak akan pernah terwujud dan bahkan hampir mustahil, terlalu banyak pemain di pamekasan yang selalu mengambil keuntungan terhadap jatah masyarakat miskin ini. bukan rahasia umum lagi kalau pamekasan menjadi salah tempat ajang mengais rejeki bagi kalangan-kalangan yang selalu mengatasnamakan masyarakat miskin. PERBAIKI DULU MORAL PEJABAT DAN SEMUA ELEMEN YANG TERKAIT DENGAN RASKIN BARU BOLEH BERKOAR-KOAR AKAN MEMPERJUANGAKAN MASYARAKAT MISKIN. masak jatah orang miskin diambil “TIDAK TAHU MALU”

  2. Madura terlalu bobrok karena banyaknya penyelewengan beras raskin…
    dan akhirnya dijual ke luar madura….

    ini dilakukan oleh mafia bulog……
    Tolong diperhatikan dengan seksama.. dan ketat.. jangan omong doang….

    pengawasannya paling utama tujukan pada kepala desa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s