Produksi Batu Bara Kalsel Anjlok

BANJARMASIN–MICOM: Produksi batu bara Kalimantan Selatan turun tajam akibat pengaruh cuaca buruk dan banjir, sepanjang 2010.

Jumlah produksi emas hitam Kalimantan selatan (Kalsel) itu tercatat hanya 86 juta ton atau turun 10 juta ton dibandingkan produksi 2009 yang mencapai 96 juta ton.

“Cuaca buruk dan banjir menyebabkan banyak areal pertambangan terendam sehingga produksi terganggu,” kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalsel Ali Muzanie, Rabu (5/1).

Ia mengungkapkan, pada 2010 provinsi itu menargetkan produksi batu bara 100 juta ton. Namun pencapaian produksi hanya 86 juta ton, yang berasal dari perusahaan tambang skala besar PKP2B sebanyak 64,5 juta ton dan tambang skala kecil (kuasa pertambangan) 21,5 juta ton.

“Mayoritas produksi batu bara untuk konsumsi ekspor. Tetapi mulai tahun ini pemerintah menerapkan kewajiban 20 persen produksi batu bara untuk keperluan domestik, khususnya suplai power plan,” ujarnya.

Selain masalah cuaca buruk, produksi batu bara Kalsel juga masih terganjal masalah tumpang tindih lahan dengan kehutanan serta belum selesainya rancangan tata ruang wilayah provinsi (RTRWP).

Namun, Ali memprediksi pada tahun ini produksi batu bara Kalsel akan mengalami peningkatan, seiring rencana peningkatan produksi sejumlah perusahaan tambang skala besar yang disetujui
pemerintah pusat. (OL-01)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s