Kontrak 83 Honorer Diputus: Takut Ada Penyimpangan Anggaran

MUARA BULIAN, TRIBUN – Takut tersandung kasus hukum dalam hal penggunaan anggaran, Pemkab Batanghari memilih memutus 83 tenaga honorer yang dikontrak. Puluhan tenaga kontrak itu selama ini bertugas di sekretariat daerah (setda) Batanghari sebagai pegawai tidak tetap (PTT), tenaga kerja sukarela (TKS), tenaga kebersihan dan sejenisnya.

Pemutusan kontrak itu mulai berlaku 1 Januari 2011.
“Iya, masa kontrak semuanya habis tahun 2010 ini. Kontraknya tidak diperpanjang lagi, karena kita takut ada temuan nantinya dari BPKP dan takut ada penyimpangan penggunaan anggaran karena mereka digaji dari dana APBD,” kata Mulyono, Kasubag Perlengkapan Setda Batanghari, Kamis (30/12).

Namun dari puluhan tenaga kontrak itu tenaga kebersihan yang sedikit beruntung. Menurut Mulyono, tenaga kebersihan sebelumnya menjadi tanggung jawab pihak ketiga lalu baru-baru ini dimasukkan ke dalam tenaga honorer kontrak.

Tapi, kata dia, kemungkinan akan kembali dibutuhkan karena akan dipindahkan lagi ke pihak ketiga. “Karena kita jelas membutuhkan tenaga kebersihan itu. Tapi belum tahu juga, yang jelas kita tidak perpanjang lagi kontraknya. Soal yang namanya sudah masuk ke data base itu jelas diperpanjang kontraknya,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun, dari 83 nama ada lima honorer yang sudah namanya masuk kedalam data base honorer dan beberapa lainnya lulus seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) belum lama ini.

Kata Mulyono, Pemkab akan memberikan ucapan terima kasih setelah kontrak itu berakhir. Pihaknya meminta kepada tenaga kontrak agar bersabar hingga dibutuhkan kembali. “Nanti jika dibutuhkan lagi akan kita panggil. Saat ini kita tengah menyusun dan menyiasati bagaimana format untuk membutuhkan mereka kembali,” jelasnya.

Sementara itu beberapa orang tenaga honorer yang tidak dipanjang lagi kontraknya mengaku tidak bisa berbuat banyak akan keputusan itu. “Jelas kami sedih. Tapi, kami hanya bisa pasrah dan berharap ada kebijakan lain dari pemerintah,” ucap tenaga honorer yang tidak mau menyebutkan namanya. (udi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s