Warga Majalengka Tetap Usung Provinsi Cirebon

MAJALENGKA–MICOM: Puluhan warga di Kabupaten Majalengka demo ke gedung DPRD setempat. Mereka meminta dukungan terhadap pembentukan Provinsi Cirebon yang sudah ditolak oleh Bupati Majalengka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Senin (27/12), aksi demo tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon (P3C), Nana Sudiana. Kedatangan mereka diterima oleh anggota Komisi A DPRD Kabupaten Majalengka.

Usai melakukan menyampaikan aspirasi dan pemaparan di depan anggota dewan, Nana mengungkapkan jika pembentukan provinsi Cirebon yang terpisah dari Provinsi Jabar merupakan keinginan murni dari mayoritas warga di wilayah Cirebon. “Jadi bukan keinginan elite politik tertentu,” katanya.

Dengan terbentuknya Provinsi Cirebon, Nana yakin jika kesejahteraan masyarakat  di wilayah Cirebon pun bisa meningkat dibandingkan saat ini. “Bahkan saat ini pembentukan provinsi Cirebon tinggal 40 persen,” kata Nana.

Saat ini mereka tinggal menunggu keputusan dari Gubernur, DPRD Provinsi Jabar dan pemerintah pusat. Karena itu, Nana pun meminta dukungan kepada DPRD Kabupaten Majalengka untuk mendukung pembentukan provinsi Cirebon tersebut.

“Saat ini tinggal Kabupaten Majalengka saja yang belum mendukung,” katanya. Empat daerah lainnya, yaitu Kota/Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Indramayu menurut Nana bahkan sudah mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk mendukung pembentukan Provinsi Cirebon tersebut.

Menanggapi aspirasi tersebut, anggota komisi A DPRD Kabupaten Majalengka sendiri akan membahasnya dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus).

seperti diketahui, melalui surat resminya pada Juli 2009 lalu ke P3C yang ditembuskan ke Gubernur Jabar dan Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) wilayah Cirebon, Bupati Majalengka, Sutrisno, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap pembentukan provinsi Cirebon.  Alasannya karena saat ini, mereka lebih memusatkan perhatian pada  agenda-agenda pembangunan strategis untuk mencapai visi Kabupaten Majalengka.

“Mengingat pentingnya pencapaian agenda dimaksud, Pemda Majalengka menyatakan sikap tidak melibatkan diri dalam P3C beserta seluruh aktivitas terkait,” kata Sutrisno dalam suratnya. (UL/OL-2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s