Dampak Sistemik Interaksi Birokrasi & Politik yang Tak Sehat Ala Boediono

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, interaksi yang tidak sehat antara birokrasi dan politik membawa dampak sistemik yang serius. Salah satunya, birokrasi akan cenderung berkinerja rendah dan korup.

“Apabila mesin penggerak utama pemerintahan tidak berjalan baik, kita tidak bisa mengharapkan pemerintahan dan sistem politik yang menghasilkan manfaat bagi rakyat. Delegitimasi hanya menunggu waktu,” kata Boediono.

Hal itu disampaikan dia dalam kuliah umum bertajuk “Lecture Series on Democracy” di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jl Juanda, Tangerang, Banten, Kamis (23/12/2010).

Ia kembali mengingatkan para birokrat agar tidak main-main dengan politik. Hal itu untuk menjaga kualitas dan efektivitas kebijakan publik.

“Birokrat tidak boleh main politik dalam melaksanakan tugasnya. Dan sebaliknya, politisi jangan pula menyeret-nyeret birokrat ke kancah politik,” kata Boediono.

Menurut Boediono, birokrasi harus tunduk kepada keputusan politik. Tetapi, birokrasi itu sendiri prosesnya haruslah bersifat administratif, profesional, teknis dan obyektif.

“Demokrasi dapat mengalami degenerasi antara lain karena: penyalahgunaan kewenangan publik dan korupsi, money politics dan politisasi birokrasi,” tutupnya.

Hadir dalam kuliah umum tersebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komarudin Hidayat dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UIN Bachtiar Effendy. Kuliah umum Boediono ini adalah pembuka dari 12 serial kuliah tentang demokrasi yang diselenggarakan oleh FISIP UIN Syarif Hidayatullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s