Penggunaan Internet di Indonesia Belum Produktif

JAKARTA: Penggunaan Internet di Tanah Air belum dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, karena sebagian besar untuk mengakses jejaring sosial yang mencapai 58% dan games online 35%.

Sekretaris Ditjen Aplikasi dan Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika Djoko Agung Harijadi mengatakan penggunaan Internet untuk e-commercee-learning, dan e-banking masih rendah dibandingkan dengan pemanfaatan untuk hiburan seperti jejaring sosial, gamese-mail, dan instant messanging .

“Belum produktif [penggunaan Internet di dalam negeri], masih hanya sebatas sesuatu yang bersifatentertaintment [hiburan], belum untuk cari duit sehingga dapat meningkatkan produktivitas,” ujarnya kepada Bisnis saat ditemui di kantornya, hari ini.

Menurut data Kemenkominfo, jumlah pengguna Internet di Indonesia mencapai 45 juta pengguna dengan rincian sebanyak 64% berusia 15-19 tahun.

Adapun, dari sisi penggunaan, untuk e-mail sebanyak 59%, instant messanging 59%, jejaring sosial 58%, berita online 47%, untuk blog 36%, dan games online mencapai 35%.

Menurut Djoko, selain belum produktif, pemerintah perlu mengawasi penggunaan Internet di dalam negeri agar tidak terkena dampak negatif dari situs-situs negatif.

Dia menjelaskan upaya pemerintah dalam mengatasi dampak negatif dari Internet antara lain dilakukan dengan mensosialisasikan Internet aman dan sehat kepada masyarakat sejak Agustus tahun ini.

Selain itu, melalui Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure(ID-SIRTII) yang bertugas untuk mengawasi trafik Internet dan ancaman serangan cyber crime.

“Selain ID-SIRTII, terdapat Indonesia Computer Emergency Response Team yang bertugas mengawasi virus, malware, dan serangan lainnya,” tutur Djoko.

Adapun, upaya pencegahan situs negarif di antaranya dengan memberikan software DNS Nawala, Trust positif, dan Perisai bekerja sama dengan penyelenggara jasa Internet (PJI).

Djoko memaparkan beberapa fakta negatif dari Internet, yakni 30% remaja di AS pernah mengalami pelecehan seksual melalui Internet, 44% remaja di China berinteraksi dengan orang asing ketika online, 711.000 virus komputer baru selama 2008, dan kerugian mencapai US$52,6 di AS yang diakibatkan oleh transaksi online.

Menurut dia, dari sisi hukum, penggunaan Internet telah diatur dengan UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Pemerintah juga sedang menyusun dua RPP pelaksanaan dari UU ITE tersebut, yaitu PP tentang penyelenggaraan ITE dan PP tentang Lembaga Data Strategis,” ujarnya.(jha)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s