14 Perusahaan Minta Tunda Bayar Upah Minimum

SEMARANG–MICOM: Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jawa Tengah mencatat sebanyak 14 perusahaan dari berbagai daerah di provinsi ini mengajukan penangguhan pembayaran upah minimum 2011.

“Sebanyak 14 perusahaan ini sudah menyampaikan surat resmi ke Dinas Tenaga Kerja. Jumlah itu kemungkinan bertambah karena ada perusahaan yang belum secara resmi mengajukan penangguhan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jawa Tengah Siswo Laksono di Semarang, Selasa (21/12).

Menurutnya, ke-14 perusahaan tersebut berasal dari delapan kabupaten/kota. Permohonan penangguhan itu selanjutnya akan dibahas oleh Dewan Pengupahan tingkat provinsi, kemudian disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah untuk dimintakan persetujuan.

“Perusahaan yang tidak mampu memenuhi kewajiban untuk membayar upah minimum sesuai ketentuan yang baru dapat mengajukan penangguhan dengan batas akhir 10 hari sebelum upah baru ini diterapkan pada 1 Januari 2011,” katanya.

Salah satu syarat utama dalam pengajuan penangguhan upah itu, katanya, harus disertai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan buruh tentang keberatan pemenuhan kewajiban tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menetapkan upah minimum 35 kabupaten dan kota pada 2011 dengan rata-rata besaran Rp780.801,44 per bulan atau masih di bawah angka kebutuhan hidup layak (KHL) yang mencapai Rp830.108,4 per bulan.

“Besar rata-rata upah minimum 2011 tersebut mengalami kenaikan sekitar 6,25 persen dibandingkan dengan 2010 yang mencapai Rp734.874,08 per bulan,” katanya. (Ant/OL-01)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s