Potensi Kredit Macet Korban Merapi Rp223 Miliar

YOGYAKARTA–MICOM: Potensi kredit bermasalah debitor yang menjadi korban bencana Gunung Merapi diperkirakan mencapai Rp223 miliar, kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi.

“Kredit sebesar itu dari 8.395 debitor. Angka tersebut berdasarkan data hingga 9 Desember 2010,” katanya usai bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Jumat (17/12).

Ia mengatakan Bank Indonesia (BI) akan memberi perlakuan khusus bagi debitor yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Merapi berupa kolektibilitas, restrukturisasi hingga pemberian kredit baru.

“Perlakuan khusus keringanan kolektibilitas berupa ketepatan membayar. Padahal, dalam kondisi normal mencakup tiga penilaian, yakni ketepatan membayar, perkembangan industri, dan prospek bisnis,” katanya.

Namun, menurut dia, untuk kredit bagi korban bencana erupsi Gunung Merapi hanya berlaku satu penilaian yakni ketepatan membayar.

Ia mengatakan keringanan lainnya adalah restrukturisasi atau penjadwalan ulang kredit. Dalam kondisi normal, retrukturisasi harus melalui tiga tahap angsuran dulu, baru dikatakan lancar.

“Namun, pada saat bencana langsung dikatakan lancar saat direstrukturisasi. Hal itu untuk meringankan beban debitor yang menjadi korban bencana,” katanya.

Selain itu, menurut dia, debitor korban bencana alam juga bisa mendapat kredit baru. Padahal, sebelumnya tidak bisa dilakukan karena masih memiliki tunggakan dan harus menunggu kreditnya lunas.

Ketika ditanya mengenai pemutihan kredit bagi debitor yang korban bencana alam, ia mengatakan hal itu tergantung dari kebijakan setiap bank.

“Soal pemutihan, kami tidak bisa menanganinya dan tergantung bank. Ketika bank menganggap perlu diputihkan, maka akan diputihkan, sedangkan kami yang mengatur pelaksanaan kredit,” katanya. (Ant/OL-3)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s