Saksi Korupsi Cuek Dipanggil Kejati Maluku Utara hingga Lima Kali

Kejaksaan Tinggi Maluku Utara memanggil sejumlah saksi dalam kasus proyek pengembangan agrobisnis berbasis rumput laut sebanyak 50 paket di Pulau Morotai senilai Rp5 miliar. Sejauh ini, panggilan tersebut belum dipenuhi saksi.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Utara Idham Timin mengatakan di Ternate, Jumat (10/12), saksi bernama Ilyas Salama, pimpinan proyek dalam kasus itu, hingga kini tak memenuhi panggilan penyidik kejaksaan untuk dimintai keterangannya terkait kasus dugaan korupsi dana proyek tersebut.

Padahal, surat panggilan telah dilayangkan kepada yang bersangkutan sebanyak lima kali. Selain Ilyas, sejumlah PNS lainnya di lingkup Bappeda Maluku Utara, yang tergabung dalam badan pelelangan proyek pengembangan agrobisnis berbasis rumput laut, juga akan dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Untuk pemeriksaan tersangka baru dilakukan terhadap IW alias Ikram. Dua tersangka lain yaitu MM alias Muhadjir dan CK baru diperiksa setelah selesai pemeriksaan saksi-saksi.

Data yang diperoleh menyebutkan, kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan proyek pengembangan agrobisnis berbasis rumput laut di Pulau Morotai menyeret tiga tersangka yaitu mantan kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malut berinisial MM, Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek rumput laut IW, dan seorang kontraktor berinisial CK. (Ant/OL-5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s