Reformasi Birokrasi Banda Aceh Layak Dicontoh

Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, pelaksanaan reformasi birokrasi di Kota Banda Aceh dapat menjadi contoh dan bisa diterapkan di daerah lain di Indonesia. “Rahasia keberhasilannya harus dibagi, bagaimana semua capaian keberhasilan itu didapat. Daerah lain harus belajar,” kata Wapres saat berbicara pada seminar reformasi birokrasi dan penggunaan teknologi informasi, di Balai Kota Banda Aceh, Senin (6/12) siang.

Wapres Boediono tampil sebagai pembicara pada seminar tersebut mengisi salah satu agenda kunjungan kerjanya ke Aceh, Senin (6/12). Sedangkan menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, Wapres menutup Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) VII 2010 di Scout Camp Seulawah, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie.

Prosesi penutupan PWN 2010 diwarnai hujan lebat, namun ribuan anggota Pramuka Penegak dan Pandega tetap siaga dalam barisan di depan tribun utama. “Adik-adikku, saya acungkan jempol karena dengan hujan ini semangat kalian tetap ada,” kata Wapres Boediono dengan suara lantang dari atas mimbar, yang tidak luput dari cipratan hujan.

Wapres didampingi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Azrul Azwar dan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Aceh Muhammad Nazar yang juga Ketua Panitia PWN VII 2010, melanjutkan, “apakah dengan hujan ini, semangat kalian luntur?” Pertanyaan itu langsung dijawab serentak oleh Pramuka Penegak dan Pandega, “tidak!”.

“Terima kasih, adik-adikku masih semangat dan tegar berdiri di depan saya, tetapi saya tidak akan berlama-lama, singkat saja pidato saya. Karena saya tahu, kalau lama-lama, adik-adik bisa masuk angin,” katanya.

Secara khusus Boediono menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh selaku tuan rumah PWN 2010 yang telah berlangsung sukses dengan diikuti Pramuka Penegak dan Pandega dari 33 provinsi di Indonesia. “Terima kasih juga kepada para sponsor dan pihak-pihak yang turut membantu kelancaran acara ini,” kata Boediono. Pernyataan serupa juga disampaikan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Azrul Azwar.

Usai seluruh rangkaian upacara penutupan, Wapres Boediono kembali mengacungkan jempol kedua tangannya, diarahkan ke sisi kanan, tengah, dan kiri. Boediono mengakhiri acungan jempolnya dengan tepuk tangan Pramuka dan langsung bergegas menuju mobil dinasnya menuju Banda Aceh.

Reformasi birokrasi
Selepas siang, di aula gedung baru Balai Kota Banda Aceh, Wapres Boediono berbicara pada seminar reformasi birokrasi dan penggunaan teknologi informasi. Menurut Boediono, keinginan pemerintah untuk melaksanakan reformasi birokrasi telah lama guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

“Saat ini kita sedang siapkan rancangan besar reformasi birokrasi yang kini telah masuk tahap finalisasi. Kami memang tidak ingin terburu-buru mempublikasikannya, kami ingin ini mantap dan matang, hingga pelaksanaannya pun maksimal,” ungkap Wapres didampingi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB) EE Mangindaan, Wagub Aceh Muhammad Nazar, dan Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin.

Sarat prestasi
Kepada Wapres maupun kepada Menteri PAN & RB ketika peresmian Gedung Balai Kota Banda Aceh yang baru, pada pagi harinya, Mawardy Nurdin melaporkan, Banda Aceh telah mendapatkan penghargaan dari pelaksanaan reformasi yang dijalankan. Pada 2008 penghargaan dari Kementerian PAN & RB sebagai kota ‘Layanan Prima’. Pada 2009, mendapat penghargaan ‘Citra Bakti Abdi Negara’. Kemudian, dalam dua tahun terakhir secara berturut-turut meraih Adipura. “Kami juga meraih predikat Wajar tanpa Pengecualian (WTP) bagi laporan keuangan selama dua tahun terakhir,” ujar Mawardy.

Menurut Mawardy, Banda Aceh juga mendapat tambahan anggaran sebesar Rp 23,6 miliar dari Kementerian Keuangan karena berhasil melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih. Terakhir, pada pekan lalu, Banda Aceh meraih “MGD’s” Award.

Kota cyber pertama
Masih dalam rangkaian peresmian gedung baru Balai Kota Banda Aceh, juga dicanangkan ‘Banda Aceh Islamic Cyber City (BAICC) yang dipusatkan di Taman Sari. Pencanangan itu dilakukan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan A Iskandar. “Banda Aceh merupakan merupakan kota cyber islami pertama di Indonesia,” kata Marzan. Menurut Marzan, pencanangan BAICC merupakan langkah maju bagi masyarakat Kota Banda Aceh dalam menyikapi pesatnya perkembangan dunia internet.

Penanganan bencana
Sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (6/12), Wapres didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu dan Muspida Aceh meninggalkan Balai Kota Banda Aceh menuju Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana atau Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) di kawasan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Di TDRMC, Wapres Boediono dan rombongan meninjau fasilitas penanganan bencana, seperti escape road, escape building, sirine, rambu-rambu, dan lainnya. Berbagai penjelasan terkait pusat riset tersebut disampaikan Direktur TDRMC Universitas Syiah Kuala, Dr Ir Muhammad Dirhamsyah MT. Sedangkan paparan tentang kesiapan Pemerintah Aceh dalam penanganan bencana disampaikan Wagub Aceh Muhammad Nazar.

Terus dikembangkan
Sebelumnya, dalam pidato singkatnya di depan Wapres Boediono saat menutup PWN 2010 di Scout Camp Seulawah, Wagub Aceh Muhammad Nazar mengharapkan seluruh peserta yang kembali ke daerah masing-masing untuk menyampaikan bahwa Aceh aman, damai, ramah, dan kosmopolit karena terbuka menerima siapa saja.

Nazar selaku Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Aceh juga mengatakan, pada 2011 Seulawah Scout Camp akan dikembangkan menjadi bumi perkemahan yang ideal, monumental, dan memiliki manfaat berkelanjutan. “Kami mengharapkan dukungan dan bantuan dari Bapak Wapres Boediono melalui APBN 2011, maupun kawan-kawan DPR-RI asal Aceh untuk sama-sama mendukung anggaran bagi pembangunan Seulawah Scout Camp,” katanya.

Nazar juga menyatakan bangga karena baru pertama dalam sejarah kepramukaan, Wirakarya Nasional dibuka Presiden dan ditutup Wapres. “Insya Allah, Pak Presiden akan kembali lagi ke Scout Camp Seulawah setelah bumi perkemahan ini tuntas seluruh pembangunannya dan siap diresmikan,” demikian Muhammad Nazar.(nas/her/c47/ant)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s