Dua Joki CPNS Dibekuk Petugas

Pemerintah Kota Makassar, Jumat (10/12) menggelar ujian penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Saat tes berlangsung, pengawas menemukan dua orang joki.

Joki yang ditemukan bernama Alif Wicaksono, mahasiswa Universitas Airlangga, jurusan Bahasa Inggris semester lima. Alif ditemukan oleh pengawas sebelum masuk ruangan ujian di SMA Negeri 14 Makassar, karena terlambat tiba di lokasi ujian.

Alif, ketahuan akan menggantikan Markis Lebang, yang beralamat di Kompleks BBD No 50 Tello Baru Makassar yang melamar untuk formasi pengawas ketenagakerjaan.

Selain Alif, juga ditemukan joki CPNS Pemkot Makassar di SMK Negeri 8 Makassar. Bedanya, jika Alif ditemukan sebelum masuk ruang ujian, Sofie Rahma diketahui sebagai joki setelah ujian selesai.

Sofie yang mahasiswa semester tujuh Institut Teknologi Bandung tersebut ketahuan menggantikan peserta bernama Yusnita Hayunus beralamat di Jalan Langgau No 18 Makassar yang melamar untuk formasi apoteker. Ketahuannya, karena Sofie salah menuliskan nama Yusnita menjadi Yustani dan meminta pada pengawas untuk mengganti nama. Pengawas pun curiga mengapa bisa salah nama dan setelah diintrogasi ketahuan jika dia sudah merencanakan jadi joki dua bulan terakhir.

Kedua joki itu lalu diserahkan kepada pihak kepolisian di Polrestabes Makassar dan sedang dalam pengembangan karena ternyata mereka berjaringan.

Alif saat diintrogasi mengaku tiba di Makassar, Jumat (10/12) pagi di Bandara Sultan Hasanuddin dan langsung disebar di beberapa lokasi ujian CPNS. Bukan hanya di Kota Makassar, tapi juga di Kabupaten Maros dan Gowa. Ia juga mengaku jika hanya dikoordinasi seseorang dan dibayar antara Rp1 juta hingga Rp10 juta jika berhasil.

Wali Kota Makassar yang sempat bertemu salah seorang joki menjelaskan, sangat bersukur setelah ditemukannya ada joki tersebut. Artinya, pengawasan berjalan baik. “Saya berharap pengawasan lebih maksimal sehingga joki bisa tertangkap semua. Karena joki sepertinya terkoordinasi dengan baik, makanya selanjutnya ditangani polisi untuk pengembangan,” tegas Iham. Ia menegaskan kedua orang yang kedapatan menggunakan joki itu otomatis gugur sebagai peserta CPNS.

Peserta Ujian CPNS Pemkot Makassar 2010 ini sebanyak 6.011 untuk 18 formasi yang 980 di antaranya untuk formasi guru, sisanya formasi tenaga teknis atau kesehatan. Para peserta ini disebar di 14 lokasi ujian di Kota Makassar. Dari jumlah tersebut, yang akan diterima hanya 210 orang. (LN/OL-8)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s