Pemeriksaan Korupsi Kantor Pos Ternate Didesak

Sejumlah elemen di Maluku Utara meminta kejakasaan tinggi setempat segera memeriksa kembali pegawai Kantor Pos Cabang Ternate yang diduga terlibat kasus korupsi bersama terdakwa mantan Bendahara Kantor Pos setempat berinisial CAB senilai Rp54 miliar.

Koordinator LSM Munara Laha-laha, Sahidin Malan ketika dihubungi di Ternate, Kamis (9/12), meminta penyidik Kejati Malut segera memeriksa dua pegawai Kantor Pos Cabang Ternate masing-masing berinisial PE dan LM.

Menurutnya, kedua pegawai tersebut diduga kuat ikut terlibat bersama CAB dalam melakukan praktik korupsi dana kantor pos yang merugikan negara puluhan miliar rupiah. “CAB dalam kasus penyelewengan dana Kantor Pos sudah divonis 18 tahun penjara oleh PN Ternate dalam perkara korupsi Kantor Pos,” ujarnya.

PE yang bertugas sebagai kasir di kantor pos berperan menganjurkan kepada AY alias Ali, seorang pegawai honor di kantor pos meng-entry data penyetoran dana dari rekening Chaerul AB. Dalam rekening pribadi seorang pegawai lainnya berinisial Lamara ditemukan dana sebesar Rp100 juta yang diduga kuat berasal dari hasil kejahatan.

Dalam perkara ini juga ada yang harus diperiksa sebagai tersangka bukan saja AY alias Ali. Ia hanya memasukkan data penyetoran dana dari CAB tanpa uang tunai.

AY yang saat ini telah dijadikan tersangka oleh penyidik Kejati Malut hanya menjalankan perintah jabatan dari Chaerul dan Prihatini untuk memasukkan data penyetoran dana dari rekening Chaerul AB ke kantor pos.

Berdasarkan data yang dikantongi, menyebutkan AY terseret kasus hukum karena memasukkan data tanpa uang setoran ke PT Pos atau membuat database pada kantor tersebut secara fiktif. (Ant/OL-5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s