Hatta Canangkan 2011 Tahun Kewirausahaan

Menko Perekonomian Hatta Rajasa akan mencanangkan 2011 sebagai tahun kewirausahaan dalam upaya mendorong munculnya pebisnis kreatif dan inovatif yang memiliki daya saing di pasar global. “Entrepreneur kita sangat lambat pertumbuhannya. Oleh sebab itu harus terus dipacu pembentukan dan pengembangan wirausaha kreatif. Penurunan kinerja ekspor dan investasi itu tentu tidak lepas dari kemampuan wirausaha kita,” katanya di sela-sela acara Creative Entrepreneur ‘Fire’ Dialog Berwirausaha, di Jakarta hari ini.

Menurut Hatta, ekspor memang masih banyak tergantung dari para pedagang di negara lain dan kemampuan investasi swasta juga masih terbatas dan belum banyak bergerak di sektor technology based atau knowledge based investment.
Sementara itu, pengalaman dari berbagai terpaan krisis dan turbulensi ekonomi global yang mempengaruhi laju pembangunan ekonomi, menurunkan kinerja produksi manufaktur.
“Ini menyadarkan semua pihak akan perlunya kita meningkatkan ketangguhan dan pengembangan wirausaha kreatif nasional.”
Pemerintah, katanya, mendukung kreasi usaha yang menciptakan dan menjual produk inovatif. “Kita perlu pensuplai barang dan jasa yang unggul bersaing karena mengandalkan kualitas produk,” tambahnya.
Wirausaha, kata dia, akan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi karena masyarakat menjadi aktor aktivitas dan faktor produksi ekonomi, sekaligus menjadi kunci penanggulangan pengangguran dan sekaligus kemiskinan.
Ketua Tim Koordinasi Nasional Pengembangan Wirausaha Kreatif Handito Joewono yang memprakarsai pendirian Indonesia Creative Entrepreneur Club (ICEC) mengatakan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait telah menyediakan tiga program, yaitu pembenihan, penempaan dan pengembangan.
“Salah satunya dimasukkannya kewirausahaan kreatif dalam kurikulum pendidikan dan pelatihan bagi mahasiswa, pelajar dan anggota masyarakat lain yang ingin membangun usaha. Sementara kementerian terkait lainnya membantu mengembangkan usaha dan akses pasarnya,” jelasnya.
Saat ini telah digelar pelatihan di lima kota besar yakni Jakarta, Bandung, Palembang, Denpasar dan Solo dengan sasaran sekitar 600.000 calon pebisnis muda. Harapannya paling tidak 10% dari peserta pelatihan bisa menjalankan usaha ekonomi kreatif dalam empat tahun ke depan. Dalam acara Creative Entrepreneur Fire ini saja dihadiri 12 calon wirausaha muda.(er)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s