Wali Kota Singkawang Keluhkan Lambatnya IMB

Wali Kota Hasan Karman mengeluhkan lambannya pemerintah pusat memberikan Izin Mendirikan Bandara (IMB) di Kota Singkawang.“Kami masih menunggu. Prosesnya agak lambat juga. Saya enggak tahu kenapa agak lamban,” ujar Hasan Karman, baru-baru ini. Ia mengungkapkan, investor yang ingin membangun bandara di Singkawang, ada dari berbagai negara, di antaranya ada  Amerika dan Cina.

“Ada tiga investor yang mau membangun bandara, satu di antaranya sudah ada sama kita. Mereka berminat dan melakukan MoU, namun belum melakukan perjanjian,” katanya.

Hasan Karman menjelaskan, setelah mereka survei selama enam bulan, para investor konsorsium dari berbagai negara tersebut akan menandatangi perjanjian. “Setelah keluarnya Izin Mendirikan Bandara, maka aka diikuti dengan Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL),” katanya.

Hasan Karman mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan sharing dana. “Terpenting adalah bagaimana investornya mau membangun. Kalau pemerintah provinsi mau membackup bandara, tentunya kita bersyukur sekali,” ujarnya.

Menurutnya, dana sharing APBD ini bisa untuk sarana dan prasarana jalan menuju bandara, maupun untuk pembebasan lahan. Dia menjelaskan, pembangunan landasan pacu bandara tergantung investor, apakah akan membangun sepanjang dua kilometer, atau lebih.

“Kita bisa hitung, apabila dua kilometer landasan pacunya, biayanya mencapai Rp 1,2 triliun, Kalau ingin pesawat jenis Boeing bisa masuk, tinggal ditambah lagi panjang landasannya,” katanya.

Ia menerangkan, selain landasan pacu, yang tak kalah penting, adalah peralatan pengamanan. “Kalau dari gedung atau kantor bisa mewah dan tidak, ini juga tergantung investor,” ujarnya.

Hasan Karman menegaskan, dirinya optimistis Bandara akan ada di kota Singkawang ini. “Yakin dong, apalagi proses DED (Desain Enggenering Detailnya) sudah selesai, hanya tinggal IMB saja. Saya pastikan investornya masuk,” katanya. Namun, ia enggan menyebutkan identitas investor yang masuk itu. “Wah, kalau saya sebutkan, nantinya bisa marah investornya,” ujarnya.

Rasa optimis Hasan Karman ini memang beralasan, karena rencana pembangunan Bandara Singkawang sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). “Bandara Singkawang masuk tujuh bandara nasional yang akan dibangun. Bayangkan kalau ini sudah dibangun, tentunya mempermudah masyarakat,” katanya. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s