ICW: Kinerja KPK Merosot 50 Persen

Pasca-kriminalisasi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kinerja lembaga antikorupsi tersebut merosot hingga 50 persen. Oleh karena itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Busyro Muqoddas sebagai Ketua KPK agar mempercepat proses pengambilan keputusan.

“Busyro harus cepat masuk ke irama kerja KPK untuk mempercepat proses pengambilan keputusan,” ujar Koordinator ICW Danang Widoyoko saat ditemui di sela-sela acara ‘Konser Musik Anti Korupsi’ di Margo City, Depok, Selasa (7/12/2010).

Menurut Danang, sebetulnya Busyro bisa membangun dukungan cukup kuat bagi KPK. Terlebih lagi, selama ini KPK hanya mendapatkan dukungan dari masyarakat, dan menjadi sasaran tembak berbagai pihak.

Danang menjelaskan, proses percepatan pengambilan keputusan harus dilakukan, terutama dalam hal penindakan. “Karena setelah kriminalisasi terlihat ada trauma pada pimpinan. Proses pengambilan keputusan jadi lambat. Kalau mau menetapkan tersangka atau memproses kasus mereka berpikir ulang dampaknya apa. Problemnya adalah berapa lama mereka bisa menuntaskan seorang tersangka sampai ke pengadilan. Berani nggak? Mudah-mudahan Busyro bisa menjadi tenaga baru,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki ICW setelah terjadi kriminalisasi terhadap Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, kinerja KPK merosot drastis. Pada rentang waktu 2009-2010 jumlah kasus yang diproses berkurang hingga 50 persen, dimana pada tahun itu kasus yang diproses kurang dari 30 kasus. Padahal untuk tahun sebelumnya kasus yang diproses KPK mencapai 50 kasus.

“Terdakwa yang diproses berkurang. Angkanya turun setelah kriminalisasi. Tahun-tahun sekarang pun yang diproses itu kebanyakan kasus-kasus lama,” tegas Danang.

Selain itu, lanjut Danang, sebagai pemimpin KPK, Busyro harus melakukan koordinasi dengan institusi lainnya. “Perlu ketemu dengan lembaga-lembaga lain, cari elemen reformisnya. Kan banyak yang antikorupsi, dari Kepolisian, Kejaksaan, dan DPR, sehingga KPK mendapat dukungan dan bisa jalan cepat lagi,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s