Depok Kesulitan Miliki PDAM Sendiri

REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK–Tampaknya ketergantungan masyarakat Kota Depok terhadap air minum belum dapat di atasi pada kepemimpinan Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad yang akan dilantik pada 16 Januari 2011 mendatang. Pasalnya, mimpi masyarakat Kota Depok untuk memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dikelola Pemkot Depok, masih sebatas wacana.

Wakil Walikota Depok yang terpilih dalam Pemilukada Depok 2010, Idris Abdul Somad, mengakui adanya pengelolaan air minum secara mandiri masih sebatas wacana. Selama ini, kebutuhan air minum masyarakat Kota Depok, dipenuhi dari PDAM Tirta Kahuripan yang dikelola Kabupaten Bogor.

“Memang ada rencana untuk memiliki PDAM yang akan dikelola secara mandiri oleh Pemkot Depok. Tapi itu masih sebatas wacana, tetapi kemungkinan itu akan terus diupayakan,” ungkap Idris yang ditemui Republika, Senin (6/12).

Menurut Idris, Kota Depok memiliki potensi yang besar untuk memiliki dan mengelola PDAM secara mandiri. Pasalnya, Kota Depok memiliki banyak situ dan dialiri oleh beberapa sungai besar, seperti Sungai Ciliwung. Selain itu, tingkat pencemaran sungai di Kota Depok tidak separah di Jakarta.

Jika Kota Depok memiliki PDAM secara mandiri, lanjutnya, dapat meminimalisasi ketergantungan air minum terhadap daerah lain. Pemasukan Pemkot Depok pun akan bertambah seiring dengan pemasukan melalui PDAM tersebut. “Mungkin proyeknya akan dilaksanakan pada 2012. Tapi untuk saat ini, masih merencanankan dan pencarian investor,” imbuhnya.

Hal senada diucapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok, Rahmat Soebagyo. Menurut Rahmat, Kota Depok punya modal besar untuk memiliki PDAM sendiri. Ia membandingkan dengan Jakarta yang memiliki PDAM dengan mengambil air dari Sungai Ciliwung dengan tingkat pencemaran berat. “Pencemaran sungai-sungai di Kota Depok masih dalam kategori sedang. Kenapa Depok tidak mampu memiliki PDAM sendiri?” ucapnya.

Selain modal belasan sungai besar yang melintasi Kota Depok, air pada 23 situ pun dapat dikelola sebagai air minum. Meski sebagian situ masih dalam kondisi memprihatinkan, namun ia meyakini kualitas situ masih sangat baik untuk dikelola sebagai air minum.

Ia menyontohkan, Situ Pengarengan dan Situ Citayam merupakan situ di Kota Depok yang memiliki kualitas air yang sangat baik. Namun begitu, ia tidak menampik kondisi situ lainnya dalam kondisi kritis, seperti Situ Rawa Besar yang semakin menyempit dan menjadi tempat buangan limbah rumah tangga di pemukiman sekitarnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s