Cuaca tidak Menentu, Produksi Kopi Temanggung Turun

TEMANGGUNG–MICOM: Produktivitas tanaman kopi di Temanggung, Jawa Tengah tahun ini turun akibat terpengaruh cuaca yang tidak menentu.

“Kalau saat panen sepanjang 2009 lalu produksi kopi rata-rata per hektare mencapai 0,8 ton, tahun ini turun menjadi 0,6 ton per hektare,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Temanggung Rumantyo, Kamis (2/12).

Disebutnya, dari luasan tanaman kopi robusta 9.000 ha, menghasilkan sekitar 8.000 ton kopi. Sedangkan dari sekitar 400 ha luasan tanam kopi arabika yang sudah menghasilkan berproduksi sekitar 24 ton.

“Keseluruhan luasan tanam kopi arabika di daerah ini sebenarnya sekitar 1.000 ton. Tapi yang baru berproduksi 400 ton. Lainnya masih tanaman muda,” terang Rumantyo.

Menurutnya tanaman kopi berbuah sepanjang tahun. Namun juga mengalami masa panen raya di bulan Mei dan Juni untuk kopi arabika, dan bulan Juli-Agustus untuk kopi robusta. “Meski tidak terlalu besar pengaruhnya, namun tetap saja anomali cuaca mempengaruhi produktifitas tanaman kopi,” pungkasnya. (TS/OL-04)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s