20.000 Masyarakat Tolak Keputusan Menteri

ANAMBAS- Sebanyak 20.000 tanda tangan akan dikumpulkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mendukung penolakan terhadap keputusan Kementerian Kelauatan dan Perikanan yang tidak memfungsikan kembali kapal patroli Hiu yang selama ini berperan mengusir kapal nelayan Thailand melakukan pencurian ikan di perairan Anambas.

“Masyarakat di daerah Anambas siap mengumpulkan sebanyak 20.000 tanda tangan untuk menolak kebijakan menteri yang sangat merugikan masyarakat,” kata Ketua Ikatan Kerukunan Nelayan Anambas, Tarmidji AJ, Selasa (30/11).

Menurutnya, saat ini gelombang penolakan terus terjadi di masyarakat. Hal tersebut karena fatalnya kebijakan yang diambil menteri dengan tidak mengaktifkan kapal patroli Hiu. Hal itu menyebabkan kapal Thailand mulai berani menguasai laut Anambas dan melakukan penjarahan sampai mendekati 4 mil dari lepas pantai.

“Hal ini tentunya akan menyebabkan pendapatan nelayan semakin berkurang, karena produksi ikan menjadi menurun akibat banyak yang dijarah nelayan asing,” jelasnya.

Bukan hanya itu, masyarakat nelayan Anambas juga telah melaporkan hal ini kepada Camat dan Bupati. Bahkan Bupati Anambas langsung merespon keluhan nelayan tersebut dengan mengambil tindakan  mengajak masyarakat nelayan bersama-sama mendatangi Kantor Kementrian di Jakarta untuk menyampaikan penolakan tersebut.

“Bupati sangat merespon laporan masyarakat dan akan menyampaikan persoalan ini ke Kementrian. Bila perlu masyarakat nelayan juga akan diajak bersama-sama,” ujar Tarmidji.

Di tempat terpisah, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Drs Tengku Mukhtaruddin dengan tegas meminta masyarakat untuk membuat pernyataan resmi bersama ketua nelayan Anambas dan masyarakat lainnya untuk datang menghadap Menteri meminta kapal patroli Hiu kembali difungsikan.

“Kapal nelayan Thailand telah mulai berani masuk ke perairan Anambas. Bahkan kehadiran kapal nelayan asing itu belakangan ini sudah mencapai jarak 4 mil dari bibir pantai, sehingga menyebabkan keresahan masyarakat nelayan setempat,” katanya. (hk/yd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s