Perlu Penegasan Presiden soal Otsus Papua

Kunjungan Presiden SBY ke Papua dinilai hanya sebagai agenda simbolik dalam rangka koordinasi dengan pihak terkait di daerah. Tidak ada pembicaraan substansial yang menyentuh persoalan Papua secara mendasar.

“Jika ingin menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di Papua, Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) harus dilaksanakan secara konsekuen. Demokratisasi tidak bisa berjalan di Papua. Olh karena itu, tidak ada jalan lain selain menegakan otonomi khusus di daerah itu,” kata Paskalis, aktivis dari Suara Masyarakat Sipil Papua, saat konferensi pers di Bakoel Coffie, Jakarta, Selasa (23/11).

“Sejak awal bangsa Indonesia memang tidak membutuhkan rakyat papua. Perlakuan yang diperlihatkan sampai saat ini tidak menunjukkan Papua dibutuhkan, hanya diperhalus dengan kata integrasi,” tambah Leo, aktivis Suara Masyarakat Adat Papua.

Mereka menggelar konferensi pers, sebagai respons terhadap berbagai permasalahan yang dialami provinsi paling timur Indonesia itu. Salah satunya adalah kasus video penganiayaan yang dilakukan oleh empat anggota TNI terhadap warga Papua. (*/OL-8)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s