Danau Sentani Miliki Potensi Besar Budidaya Ikan

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua, memiliki potensi besar besar untuk pengembangan budidaya ikan air tawar. Hal itu dikatakan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Jayapura, Yunus Paelo, Selasa (23/11).

Potensi air Danau Sentani yang merupakan salah satu danau terbesar dan terluas di Indonesia itu sangat cocok untuk pengembangan budidaya ikan air tawar bagi peningkatan gizi keluarga dan salah satu sumber pendapatan daerah.

“Sayangnya potensi itu sampai saat ini belum dikelola optimal oleh pemerintah dan masyarakat sekitar secara efektif,” kata Yunus.

Ia menambahkan, dengan potensi debit air yang berskala besar itu danau Sentani dapat dijadikan lahan budidaya berbagai jenis ikan air tawar, yang nantinya dapat memenuhi permintaan pasar di Papua bahkan sampai keluar Papua. “Danau Sentani bisa untuk budidaya banyak jenis ikan air tawar seperti Mujair, Mas, Lele, Nila, dan berbagai jenis ikan berprotein tinggi lainnya,” ujarnya.

Jika dibanding dengan budidaya ikan air tawar di daerah lain, hasilnya masih lebih banyak di danau Sentani, karena debit airnya tersedia cukup. “Kita contohkan para petani di Samarinda, Kalimantan Timur yang begitu gigih mengembangkan berbagai jenis ikan air tawar di sejumlah sungai, padahal debit airnya kecil dibanding Danau Sentani yang menyimpan debit air paling besar dari Pegunungan Cycloops,” terangnya.

Yunus mengemukakan, ada tiga faktor yang paling utama dalam pengembangan budidaya ikan air tawar, yaitu penyediaan bibit ikan, penyediaan pabrik pengolahan pakan dan penyediaan pasar. “Saya pikir hal ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan semua pihak terkait,” paparnya.

Menurut sejarah, pertama sekali nama Sentani disebut oleh seorang Pendeta Kristen BL Bin ketika melaksanakan tugas pekabaran Injil di wilayah danau ini pada 1898. “Sentani berarti di sini kami tinggal dengan damai.”

Danau Sentani memiliki luas 9.360 hektare dan berada pada ketinggian 75 meter di atas permukaan laut merupakan salah satu danau terbesar di Papua dengan 21 buah pulau kecil menghiasi danau yang indah ini. Danau ini merupakan bagian dari Cagar Alam Cycloops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektare. Terdapat 29 species ikan air tawar dan tiga di antaranya merupakan species asli Danau Sentani. Salah satunya adalah ikan Gabus, species asli danau Sentani yang tidak terdapat di daerah atau negara lain di dunia. (Ant/OL-04)

Iklan

2 responses to “Danau Sentani Miliki Potensi Besar Budidaya Ikan

  1. Untuk pengembangan budidaya air tawar di Danau Sentani ada baiknya juga memperhatikan pengembangan ikan-ikan lokal, ada beberapa jenis ikan rainbow yang telah menjadi komoditas ikan hias, yang bisa dijadikan komoditas unggulan, selain ikan konsumsi ikan mas dan ikan nila. Salam kenal

  2. memang benar di danau sentani ikannya besar-besar dan saya pernah melihatnya di sana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s