Proyek Bandara Kualanamu perlu diaudit total

MEDAN: Berikut ringkasan berita ekonomi dan umum yang terbit di koran Medan dan sekitarnya antara lain pembangunan Bandara Kualanamu perlu diaudit total dan 15 kabupaten di Aceh rawan konflik gajah.

PERLU DIAUDIT: Proyek Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut perlu diaudit secara total karena diduga keras terjadi permainan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan tender.

Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (Gapeknas) Sumut Junjungan Pasaribu  meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan penegak hukum lainnya melakukan audit investigasi terhadap proyek pembangunan Bandara Kualanamu.(MedanBisnis)

LAHIR BISU: Diperkirakan bayi lahir bisu dan tuli di Sumut per bulan mencapai 30 orang karena gangguan pada masa sebelum lahir.

“Di Medan sendiri ada bayi 4.000 lahir per bulan. Delapan bayi lahir dalam kondisi bisu dan tuli,” kata Ketua Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian Sumatera Utara Delfitri Munir di Medan, kemarin. (Sinar Indonesia Baru)

PAKAI DUA WEBSITE: Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemkot Medan memakai dua website karena milik pemerintah pusat sempat ngadat tidak dapat diakses karena drop.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Medan Lahum Lubis mengatakan Pemkot Medan terpaksa menggunakan dua website untuk memberikan kemudahan kepada pelamar.
www-ppcpns-go.id milik Kementerian PAN sudah dapat diakses. Kemudian http://pcpns.pemkomedan.go.id juga bisa digunakan. (Sumut Pos)

RAWAN KONFLIK GAJAH: Sebanyak 15 kabupaten dari 23 kabupaten/kota di Aceh rawan konflik gajah karena semakin terdesak akibat perambahan hutan. 15 kabupaten yang rawan konflik gajah itu a.l. Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Besar, dan Pidie.

Manajer Operasi Badan Pengelola Ekosistem Leuser Aceh Badrul Irfan mengatakan konflik satwa yang dilindungi itu dengan manusia sering berakhir dengan pembunuhan satwa. “30 tahun terakhir jumlah gajah di Aceh tinggal 700 ekor dari 3.000 populasi gajah di daerah itu sebelumnya,” ujarnya, kemarin. (Waspada)

ABRASI: Kondisi Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut semakin parah karena tergerus air laut (abrasi). Keindahan pantai yang sering dikunjungi pelancong itu semakin terancam.

Supryadi, seorang warga Pantai Cermin mengakui, kerusakan pesisi Pantai Cermin lebih disebabkan ombak dari Selat Malaka yang kuat karena penahan pantai sudah ada. “Tanah yang dibungkus dalam goni dan dijejer di Pantai Cermin, tidak cukup kuat untuk menahan gempuran ombak. Abrasi pun tidak bisa dihindari,” ujarnyak kemarin. (Analisa)

BARU DELAPAN: Universitas Sumatera Utara (USU) mengakui baru delapan kabupaten/kota di Sumut yang melakukan kerja sama untuk memeriksa seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2010 walaupun Pemprov Sumut dan 31 kabupaten/kota di daerah ini menandatangani memorandum saling pengertian belum lama ini.

Humas USU Bisru Hafi membenarkan baru delapan kabupaten/kota di sumut yang sudah menyatakan kerja sama dengan USU a.l. Pemprov sumut, Kota Binjai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Deli Serdang.

“Sebagian daerah masih mempercayakan pemeriksaan hasil seleksi CPNS kepada perguruan tinggi di luar Sumut,” ujarnya di Medan kemarin. (TribunMedan) (Ln)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s