Bencana Alam Indonesia Mulai 2004 Hingga 2010

Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa terjadi pada waktu 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh, ikhtisar lokasi gempa Intensitas Seismografis Densitas Peta GoogleSumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Srilangka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Gempa yang mengakibatkan tsunami menyebabkan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Langka, India, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar.

Gempa Nias
28 Maret 2005

Gempa bumi Sumatera 2005 terjadi pada pukul 23.09 WIB pada 28 Maret 2005. Pusat gempanya berada di 2  04′ 35? U 97  00′ 58? T, 30 km di bawah permukaan Samudra Hindia, 200 km sebelah barat Sibolga, Sumatra atau 1400 km barat laut Jakarta.  Catatan seismik memberikan angka 8,7 skala Richter dan getarannya terasa hingga Bangkok, Thailand, sekitar 1.000 km jauhnya .

Dengan kekuatan sebesar 8,7 SR, gempa ini merupakan gempa bumi terbesar kedua di dunia sejak tahun 1964. Laporan Depkes menyatakan korban di Nias sebanyak 300 orang dan pengungsi sebanyak 2.000 orang.

Gempa Yogyakarta
Mei 2006

Gempa bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter.

Gempa bumi tersebut mengakibatkan banyak rumah dan gedung perkantoran yang rubuh, rusaknya instalasi listrik dan komunikasi. Bahkan 7 hari sesudah gempa, banyak lokasi di Bantul yang belum teraliri listrik.

Gempa bumi juga mengakibatkan Bandara Adi Sutjipto ditutup sehubungan dengan gangguan komunikasi, kerusakan bangunan dan keretakan pada landas pacu, sehingga untuk sementara transportasi udara dialihkan ke Bandara Achmad Yani Semarang dan Bandara Adisumarmo Solo.

Gempa Sumatera Barat
Maret 2007

Gempa bumi Sumatera Barat Maret 2007 adalah serangkaian gempa bumi berkekuatan 5,8-6,4 skala Richter yang melanda sejumlah kabupaten di provinsi Sumatra Barat, Indonesia pada 6 Maret 2007 mulai pukul 10:49 WIB. Guncangan gempa terasa hingga ke Singapura dan Malaysia. Sampai tanggal 7 Maret 2007 korban meninggal akibat gempa ini dilaporkan sebanyak 52 orang.

Gempa Simelue
20 Februari 2008

Gempa Simeuleu 2008 adalah serangkaian gempa bumi tektonik yang terjadi di sekitar Kabupaten Simeulue, Aceh pada 20 Februari 2008. Gempa utama berkekuatan 7,3 SR terjadi pada pukul 15:08 WIB dan dilanjutkan dengan dua gempa susulan berkekuatan masing-masing 5,5 SR pada 15:28 WIB dan 5,3 SR pada pukul 16:05 WIB. Pusat gempa utama dan gempa susulan pertama berada pada 2,70 LU dan 95,97 BT, dengan kedalaman 30 km di bawah permukaan tanah, sedangkan pusat gempa susulan kedua pada 2,86 LU dan 96,18 BT, 10 km di bawah permukaan tanah [1]. Empat orang tewas akibat gempa ini

Jebolnya Tanggul Situ Gintung
Maret 2009

Penyebab jebolnya tanggul Situ Gintung, Cireundeu, Tangerang, Banten dikarenakan tingginya curah Hujan, yang menyebabkan permukaan air situ naik dan melimpas tanggul. Penyebab tersebut dijelaskan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane Sutoyo Subandrio Pitoyo saat menemani Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) di lokasi jebolnya tanggul.
Bencana ini mengakibatkan  52 orang tewas dan ratusan rumah hancur, serta ratusan warga mengungsi.

Gempa Tasikmalaya
2 September 2009

Gempa bumi Jawa Barat 2009 atau yang lebih dikenal sebagai Gempa bumi Tasikmalaya adalah gempa tektonik yang terjadi pada tanggal 2 September 2009 pada pukul 14.55 WIB dengan pusat gempa di 142 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat yang berkekuatan 7,3 pada Skala Richter. Gempa tektonik tersebut terjadi akibat tumbukan lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia.

Puluhan orang dilaporkan tewas dan ratusan orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, dikarenakan gempa.Total puluhan ribu bangunan rumah maupun gedung perkantoran di Indramayu, Cianjur, Ciamis, dan Kuningan. Di Cianjur terjadi tanah longsor yang menyebabkan 11 rumah tertimbun..Sebuah rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan.

Gempa Sumatera Barat
September 2009

Gempa bumi Sumatera Barat 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009.  Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.

Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang[, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurut data Satkorlak PB, sedikitnya 1.117 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat.

Banjir Bandang Wasior
4 Oktober 2010

Secara tiba-tiba air bah yang besar melanda desa di wasior Papua barat Senin (4/10/2010) .Banjir tersebut menewaskan lebih dari 100 orang, puluhan rumah hancur dan hanyut serta ribuan warga terpaksa mengungsi karena mereka takut kembali ke desa tersebut.

Tsunami Mentawai
25 Oktober 2010

Lagi-lagi Indonesia menangis karena saudara kita di Mentawai dibantai gelombang tsunami pada Senin (25/10) di kegelapan malam. Tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Ritcher di sebelah barat Mentawai itu, menurut laporan sementara, menewaskan sekitar 400 orang dan lebih dari 300 orang belum ditemukan jasadnya. Tak hanya itu, infrastruktur jalan dan berbagai bangunan yang berada di sekitar pesisir luluh lantak diterjang angkuhnya tsunami.

Gunung Merapi Meletus
26 Oktober 2010

Sehari setelah mentawai Tsunami gunung merapi yang terletak Propinsi Jawa tengah meletus, akibatnya 26 orang tewas  dan sekitar 21 ribu orang mengungusi. Hingga saat ini erupsi gunung merapi terus terjadi, beberapa kali gunung tersebut meletus sehingga warga sekitar semakin takut mendekati gunung merapi tersebut.

Itulah serangkaian bencana yang terjadi semenjak 2004 hingga saat ini. Setiap tahun Indonesia dilanda bencana, apakah yang terjadi, apakah kesalahan yang dilakukan  oleh masyarakat dan pejabat Indonesia sehingga bencana demi bencana silih berganti ?. Akankah  masih ada bencana lain yang akan menimpa Indonesia, Allahualam.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s