Tunggakan Pelanggan PDAM Serang Sentuh Rp7,9 Miliar

SERANG–MICOM: Piutang PDAM dari tunggakan pembayaran rekening masyarakat mencapai Rp7,9 miliar.  Untuk menekan tunggakan tersebut, PDAM Tirta Al Bantani Kabupaten Serang menandatangani kerja sama bantuan hukum dalam bidang perdata dan tata usaha negara dengan Kejaksaan Negeri Serang, Senin (15/11), di aula Kejari Serang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Direkrut Utama PDAM Tirta Al Bantani Kabupaten Serang Ahmad Rohendi, Sekda Pemkab Serang Lalu Atharussalam Rais, dan Kepala Kejari Serang Jan Samuel Maringka.

Ahmad Rohendi mengatakan, penandatanganan kerjasama tersebutdilakukan agar piutang bisa ditarik dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. “Ini tak lepas dari visi PDAM  sebagai badan usaha untuk membesarkan usahanya dan mencari keuntungan,” kata Ahmad Rohendi.

Ia mengatakan, masyarakat Serang Kota masuk dalam pelanggan penunggak terbanyak dengan total tunggakan Rp3,7 miliar, disusul Kecamatan Kramatwatu Rp700 juta dan Kecamatan Cikande Rp684 juta.

Uang Rp7,9 miliar tersebut, kata Ahmad Rohendi, jika berhasil ditarik, akan mampu membiayai kebutuhan infrastruktur PDAM yang saat ini terus meluaskan jaringan.

“Tahun 2009, kita telah membuat 4.000 sambungan baru dan tahun 2010 pun ditargetkan demikian. Kami juga terus meningkatkan pelayanan dengan memberlakukan sistem operasi 24 jam,” katanya.

PDAM lanjut Rohendi, akan memberikan kuasa khusus kepada Kejari Serang untuk turun ke lapangan melakukan mediasi dan negosiasi dengan pelanggan yang menunggak.

“Untuk tahap pertama, kita akan menagih Rp400 juta kepada pelanggan yang memiliki utang di atas tiga bulan dengan nilai lebih dari Rp500  ribu,” katanya.

Pihaknya, kata Rohendi, akan menghindari semaksimal mungkin proses persidangan.  “Sesuai dengan amanat milenium development goals mengenai penyediaan air bersih bagi masyarakat, tahun 2015 mendatang kami bertekad terus meluaskan jaringan dan bisa memproduksi air siap minum,” katanya.

Kepala Kejari Serang Jan Samuel Maringka mengatakan, pemberian kuasa PDAM sudah sejalan dengan Undang-undang Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan yang menyatakan bahwa Kejaksaan merupakan pengacara negara.

Menurut Jan, kuasa kejaksaan dalam menagih utang negara merupakan tugas lain sebagai jaksa di bidang perdata dan tata usaha negara. Setelah diberikan surat kuasa tersebut, kata dia, pihaknya bersama tim dari PDAM akan langsug bergerak mendatangi warga yang menunggak.

“Kalau bisa ditarik separuhnya saja dari piutang tersebut kan lumayan,” katanya.

Jan enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai teknis bagaimana proses penagihan tersebut.  “Ya nanti lah, kami memiliki strateginya sendiri,” katanya. (Ant/OL-2)

One response to “Tunggakan Pelanggan PDAM Serang Sentuh Rp7,9 Miliar

  1. kenapa tidak ditarik ya tunggakannya ? mereka tidak tegas sih… Coba kalo tidak bayar 2 bulan. putus aja sambungannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s