Terkait investasi Tambang di Lingga

LINGGA – Sekretaris Komisi III DPRD Lingga Agus Norman mengingatkan agar pengusaha menjaga etika terhadap masyarakat ketika menanamkan investasi. Setidaknya, kata Agus, sebelum perusahaan beroperasi, mereka minta izin dulu dengan warga setempat. “Kita bukan tidak setuju dengan sebuah investasi di daerah ini, namun di masyarakat ada etika dan tata kerama. Jadi kita minta pengusaha untuk melihat hal ini. Di daerah marok tempat sebuah perusahan tambang yang saat ini sedang mamasukan alat berat, namun mereka tidak pernah permisi ataupun memberitahukan kepada warga setempat. Lahan warga itu rusak dilewati oleh alat-alat berat perusahaan tersebut, hal ini tentunya menyinggung perasaan masayarakat,” ungkapnya kemarin.

Politisi Golkar ini menyampaikan, jangan mentang-mentang mereka punya banyak uang, tingkah laku mereka semena-mena. Kalau bisa sarannya, sebuah investasi malah membantu masyarkat sekitarnya bukan malah menyusahkan.

Sebelumnya, Anggota KOmisi III DPRD Lingga Zakaria menyataka, pemerintah perlu meninau ulang izin penambangan yang membuat masyarakat resah “Kalau memang banyak menimbulkan masalah dan menyengsarakan masyarakat sebaiknya kebijakan pemerintah yang telah mengeluarkan izin Kuasa Pertambangan (KP) ditinjau kembali,” katanya saat itu.

Hal yang sama pernah diutarakan oleh Ketua Komisi 1 DPRD Lingga Rudi Purwonegoro SH. Katanya,  pemerintah semestinya proaktif untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan akibat penambangan yang sangat merusak lingkungan. Katanya, masyarakat nelayan di sekitar lokasi tambang menjerit dan mereka kehilangan mata pencaharian. “Kerusakan yang di akibatakan oleh pertambangan lebih besar dari pada penebangan liar,” tandasnya. (hk/32)

2 responses to “Terkait investasi Tambang di Lingga

  1. Mhon ijin, ada sedikit saran dan kritikan saya mengenai pertambangan di kabupaten lingga khususnya di daerah singkep….:
    1. Saya melihat kondisi alam pulau singkep sudah cukup parah sekali, kenapa para pemimpin di daerah ini tak pernah melihat keberlangsungan kehidupan untuk anak cucu kelak….., timah habis, pasir diangkut ke singapur, hutan hampir gundul, lahan2 produktif yg ada bouksit dikeruk, ini bisa menyebabkan pulau singkep akan tenggelan di segala bidang, pembangunan apa yg ada yg ditinggalkan selama sekian ratus tahun SDA singkep dikeruk?/???
    2. beberapa tahun terakhir ini dtg lg PT bouksit, ini sangat merusak lingkungan, lahan2 produktif akan susah dicari lagi di pulau singkep, mgkin para pemimpin kita hanya melihat dengan adanya pertambangan ini pasti akan tebal kantongnya, hanya untuk sendiriny aj, tanpa memikirkan masyarakatny…..
    3. Saya selaku putra singkep barat, sangat menyesalkan kehadiran pertambangan yg merusak lingkungan ini, seharusny pemerintah menggalakkan ” PERKEBUNAN KARET” dg demikian masyarakat akan meningkat kesejahteraannnya….
    4. menurut hemat saya, ini adalh permainan politik di tingkat elit, knapa saya mengatakan begitu karena singkep mempunyai rencana menjadi KABUPATEN SENDIRI, sehingga elit2 di Daik, tidak menginginkan hal itu terjadi, jd SDA singkep harus dikeruk habis2an sehingga kelak tidak akan bisa menjadi Kabupaten.

    5. Saya mohon elit-elit di kab. lingga / singkep berpikir masa depan, jangan hanya kantongny aja dilihat sehari2, malu…….!!!!1!

    • Terimakasih atas komentar dan kunjungan Anda di blog sederhana kami.
      Kami akan segera kirimkan surat ke Pemda Lingga terkait. Namun, mohon berikan lokasi yang dimaksud. Terimakasih.

      (Pengelola)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s