Dua Orang Jadi Tersangka Korupsi Proyek Bandara Batulicin

BANJARMASIN–MICOM: Kejaksaan Negeri Batulicin menetapkan pimpinan proyek dan Direktur Pelaksana Proyek CV Bumi Karya menjadi tersangka dalam kasus penyimpangan proyek pembangunan pagar Bandara Bersujud, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan selatan (Kalsel) Rajendra, Jumat (12/11), pihaknya telah menerima ekspose kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pagar Bandara Bersujud di KabupatenTanah Bumbu dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batulicin.

“Kasus tersebut sudah ditingkatkan menjadi penyidikan dan dua orang ditetapkan sebagai tersangka,” tuturnya.

Tetapi, dengan alasan proses penyidikan kasus itu masih berjalan, Rajendra hanya menyebutkan inisial kedua tersangka, yaitu S selaku pimpinan proyek dan H sebagai Direktur CV Bumi Karya, kontraktor pelaksana proyek.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi terjadi dengan cara mark up atau penggelembungan anggaran dan pekerjaan pembangunan pagar bandara yang tidak rampung. Proyek yang dilaksanakan pada 2007 tersebut menghabiskan anggaran Rp450 Juta. Diperkirakan kerugian negara akibat penyimpangan proyek itu mencapai Rp178 Juta. Meski S dan H sudah ditetapkan sebagai tersangka, kejaksaan belum menahan mereka.

Bandara Bersujud merupakan bekas bandara milik perusahaan perkayuan PT Kodeco. Bandara itu difungsikan kembali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu pada 2004 dan diterbangi pesawat perintis Dirgantara Air Service. Bandara ini juga sempat didarati pesawat Kalstar dengan 48 penumpang. (OL-01)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s