4 Tersangka Korupsi Pajak PT Kutai Ditahan

TEMPO InteraktifJakarta – Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan empat tersangka perkara korupsi pengurusan pajak PT Kutai Timur Energi hari ini. Kasus tersebut juga menyeret Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek, sebagai tersangka. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Babul Khoir Harahap, mengatakan keempat tersangka itu adalah Hendra Setyawianto (Kepala seksi Penagihan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak), Riyadi Yunara (Direktur Keuangan PT KTE), Dita Satari (Direktur Utama PT Ditara Saida Tresna), dan Tatang Mochammad Tresna (Direktur PT DST).

“Penahanan terhadap tersangka Hendra, Riyadi, Dita, dan Tatang, didasarkan atas fakta-fakta yang ada berupa hasil pemeriksaan para saksi, tersangka, dan pemeriksaan dokumen-dokumen,” kata Babul hari ini.

Keempatnya ditahan di rumah tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung sejak hari ini hingga 20 hari ke depan.

Babul mengatakan, dalam pengurusan pajak PT Kutai, Hendra diduga telah menerima suap kurang lebih Rp 1,55 miliar. Duit itu diterimanya dari tersangka Tatang. Perbuatan tersebut melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b, dan pasal 5 ayat 2 Undang-Undang No. 31/1999 juncto UU No. 20/2001 juncto pasal 5 ayat 1 ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Adapun duit Rp 1,55 miliar yang terdiri dari uang tunai Rp 720 juta, pembelian sebuah mobil Honda City, dan sebuah rumah di Bandung, disita Kejaksaan. “Itu nanti masuk kas negara,” ujar Babul.

Penetapan keempat tersangka itu bermula saat mantan Direktur Utama PT Kutai, Anung Nugroho, yang juga tersangka divestasi saham PT Kaltim Prima Coal (KPC), memperkarakan tiga anak buahnya, yakni Hendra, Dita, dan Tatang. Ketiganya dituduh menyelewengkan duit pajak Rp 25 miliar yang dititipkan Anung.

Duit Rp 25 miliar itu seharusnya digunakan untuk menyelesaikan pengurusan pajak dalam penjualan saham KPC yang dilakukan PT Kutai ke pembeli, PT Kutai Timur Sejahtera, senilai Rp 567 miliar.

2 responses to “4 Tersangka Korupsi Pajak PT Kutai Ditahan

  1. polisi di indonesia gak becus, gak bisa nanganin masalah kayak giti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s