Daerah Pemasok Pangan Nasional tetap Dipegang Jatim

PASURUAN–MICOM:Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf menegaskan, Provinsi Jawa Timur tetap berkomitmen untuk mempertahankan sebagai daerah pemasok pangan nasional sekitar 40 persen.

Hal itu dikemukakannya saat panen padi di Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (7/11).

Gus Ipul menyebutkan, selama ini Provinsi Jawa Timur telah memasok pangan nasional seperti padi, susu, jagung, serta gula masing-masing sekitar 40 persen.

Namun untuk mempertahankan posisi Jawa Timur sebagai pemasok pangan nasional, Gus Ipul memaklumi adanya konflik kepentingan terhadap pemanfaatan lahan.

Disebutkan, lahan pertanian subur semakin menyempit, sementrara jumlah penduduk terus berkembang. Diungkapkan, penyempitan lahan terjadi karena banyaknya lahan pertanian subur dialihkan fungsi menjadi lahan nonpertanian.

Itulah sebabnya, lanjut Gus Ipul, pemerintah pusat kini memberi insentif bagi pemerintah daerah yang mempertahankan lahan pertanian subur. Provinsi Jawa Timur, kata Gus Ipul, akan sekuat mungkin untuk mempertahankan lahan-lahan pertanian jangan sampai beralih fungs menjadi
lahan nonpertanian.

Gus Ipul memaklumi upaya tersebut tidak dengan mudah untuk dilaksanakan. Untuk itu jalan yang bisa ditempuh adalah merevitalisasi onfarm, yakni meningkatkan produktivitas pangan dengan memanfatkan teknologi, mulai dari pembibitan, hingga memperbaiki struktur lahan
pertanian.

Disebutkan, untuk mempertahankan Jawa Timur sebagai daerah pemasok pangan nasional, minimal produksi padi harus mencapai antara 8 hingga 9 ton per hektare. (Ant/OL-9)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s