PDRB Kelautan Ditarget 10%

BATAM- Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diproyeksikan meningkat sebesar 10 persen dalam dua tahun mendatang. Demikian disampikan Gubernur Kepri HM. Sani dalam Kepri Economic Outlook 2011 di Planet Holiday Batam, Rabu (3/10) malam.Dikatakan, selama ini kontribusi perikanan dan kelautan dalam PDRB Provinsi Kepri masih dibawah 5 %, dengan memaksimalkan potensi yang ada, maka pencapaian target PDRB diatas 5 % bisa dicapai. “Kita berharap pencapaian dari potensi Kelautan dalam PDRB dalam dua tahun mendatang bisa 10 %, karena potensinya sangat besar. Laut kita luas, kenapa tidak,” ujar HM. Sani dalam acara yang digagas Kamar Dagang dan Industri (Kadin Kepri) bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kepri tersebut.

Bahkan, sebut Sani, dengan memberdayakan potensi kelautan yang ada, secara otomatis juga berbicara tentang perbaikan kesejaheteraan nelayan. Sementara, nelayan memiliki kontribusi yang sangat besar pada angka kemiskinan, yaitu sekitar 20-30%. Jika potensi kelautan bisa dimaksimalkan, maka angka kemiskinan di Kepri akan berkurang.

HM Sani juga mengatakan potensi pertanian juga masih sangat besar di Kepri, seperti di Lingga. Potensi PDRB dari Pertanian ini masih sangat besar, meskipun dengan keuntungan yang kecil.

Implementasi FTZ
Sementara, Ketua Kadin Provinsi Kepri Johanes Kennedy Aritonang dalam sambutannya mengatakan, implementasi FTZ di Batam, Bintan dan Karimun harus mendapat perhatian utama pemerintah. Olehkarena itu, diperlukan pembenahan institusi. Disamping itu, PP no.2 tahun 2009 yang kini dalam tahap revisi juga diharapkan segera selesai sehingga iklim investasi segera kondusif.

“Jika implementasi FTZ berjalan sebagaimana mestinya, harapan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di Kepri diatas 8 % dalam 2 tahun ini akan mudah tercapai. Olehkarena itu, pengesahan produk hukum (PP no.2 tahun 2009,red) yang pro investasi harus segera dilakukan,” ujar Johannes.

Dalam kesempatan tersebut, HM Sani mengatakan, bahwasanya revisi PP no 2 tahun 2009 hampir rampung. Namun ia berharap kabar yang didapatkan tersebut akan terealisasi akhir bulan ini, sehingga pelaksanaan FTZ di Batam bisa maksimal.

Dalam acara Kepri Economic Outlook 2011, namapak hadir Kepala Kantor Bank Indonesia Batam Elang Tri Praptomo, Danrem Kepri, Kol. Zainal Arifin, serta sejumlah pejabat dan pengusaha di Provinsi Kepri.(hk/an)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s