Pemerintah Hadapi Empat Tantangan

JAKARTA–MICOM:Wakil Presiden Boediono mengatakan pemerintah masih menghadapi empat tantangan dalam membangun perekonomian. “Ada empat tantangan yang harus dihadapi pemerintah,” katanya, seperti dikutip juru bicara Wapres, Yopie Hidayat, di Jakarta, Senin (1/11/). Dalam rapat dengan Sekjen Organisation for Economic Cooperation And Developmen(OECD) Angel Gurria, Boediono mengatakan, empat tantangan itu adalah pertama, pentingnya pembangunan infrastruktur yang masih tertinggal dan pemerintah akan serius mengerjakan hal itu.

“Tantangan kedua legal reform, yakni harus melakukan segera reformasi hukum termasuk kejaksaan dan kepolisiaan,” ujarnya.

Selanjutnya tantangan ketiga, yakni reformasi birokrasi. Terkait reformasi birokrasi tersebut, Wapres akan memimpin tim nasional dan akan memperbaiki tingkatan pelayanan birokrasi. “Program keempat, yakni mengatasi kemiskinan KUR, PNPM, PKH,” paparnya.

OECD selama ini melakukan survei untuk Asia Tenggara dan Indonesia diuntungkan akan keberadaan OECD ini dalam membuat kebijakan. Dalam surveinya tentang ekonomi Indonesia 2010, OECD menilai ekonomi Indonesia diakui tanggguh dalam menghadapi krisis ekonomi global dalam beberapa tahun terakhir.

Namun negara ini dinilai sudah saatnya meninggalkan mekanisme subsidi yang tidak efisien, terutama subsidi energi, dan lebih fokus kepada program untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi jangka menengah sekaligus mengurangi kemiskinan.

Dalam laporan Economy Survey of Indonesia 2010 yang dipublikasikan Senin (1/11), lembaga yang bermarkas di Paris itu menilai bahwa ekonomi Indonesia telah menunjukkan daya tahan yang kuat selama krisis ekonomi global.

Indikatornya, tingkat Produk domestik Bruto (GDP) riil esia pada 2009 sebesar 4,6 persen. Itu merupakan tingkat GDP ketiga terbesar dalam kelompok negara G-20, setelah China dan India.

Indonesia, menurut OECD, sedang berada pada jalur yang tepat untuk berambisi mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen pada 2010 maupun pada tahun berikutnya. Namun, Indonesia jangan langsung berpuas diri kendati pertumbuhan ekonominya termasuk mengagumkan.

“Situasi terkini memberi peluang yang unik kepada Indonesia untuk melangkah pada upaya meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan,” kata Gurria. (Ant/OL-8)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s