24 KABUPATEN PEROLEH HIBAH USAID US$10 JUTA

JAKARTA: Sebanyak 24 kabupaten di Indonesia akan mendapat hibah bantuan air minum senilai US$10 juta untuk program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dari United States Agency for International Development (USAID). Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Antonius Budiono  mengatakan pemberian bantuan hibah akan mulai dilaksanakan pada tahun depan.

“Untuk beberapa kota yang telah ditunjuk saya harap untuk segera menyiapkan penyertaan modalnya, karena hibah akan diberikan jika prosesnya sudah berjalan, sambil kami memproses penyaluran hibahnya,” katanya, hari ini.

Dia menyatakan beberapa daerah calon penerima hibah itu a.l  Kota Lubuk Linggau, Makassar, Bekasi dan Sawahlunto. Untuk Kabupaten terdapat Kab. Lampung Selatan, Indramayu, Sleman, Tulung Agung, Tabanan, Bantul, Trenggalek, Kulon Progo, Berau, dan Sambas.

Kriteria daerah penerima, ujar dia, ditetapkan oleh masing-masing kepala daerah, dengan prasyarat wilayah tersebut masing-masing rumah tangga sasaran memiliki daya listrik kurang lebih 1300 VA dan 50% diantara target sasaran tersebut memiliki daya listrik kurang lebih 900 VA.

Dengan penambahan bantuan USAID, total daerah yang akan mendapat bantuan hibah air minum akan mencapai 59 kabupaten di Indonesia. Bantuan hibah tersebut, akan diberikan secara bertahap selama 3 tahun mulai tahun depan.

Untuk tahap pertama, hibah yang disalurkan yakni sebesar US$2 juta, dan sisanya akan disalurkan dalam 2 tahun anggaran berikutnya.

Antonius menjelaskan pemberian hibah itu menggunakan sistem output based, dimana hibah baru akan disalurkan setelah pembangunan pelayanan air rampung dan sudah dimanfaatkan oleh warga sekitar.

“Tujuannya yakni untuk menambah jaringan distribusi air minum kepada masyarakat miskin yang selama ini belum tersalurkan air bersih di wilayahnya. Pemberian hibah diterapkan untuk jumlah di bawah 1.000 Sambungan Rumah (SR) yang tersalurkan,” ungkap dia.

Pemerintah akan menerima hibah Rp2 Juta per sambungan rumah, sedangkan untuk pemasangan sambungan rumah lebih dari dari 1001 SR, maka hibah yang diganti yakni sebesar Rp3 juta per sambungan rumah.

Antonius menambahkan dengan makin banyaknya bantuan hibah luarnegeri yang diberikan untuk warga di Indonesia, diharapkan target pemerintah dalam mencapai Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

“Dimana diharapkan sebanyak 68% penduduk Indonesia terlayani air minum bisa terealisasi.” (hwi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s