Anggaran untuk Daerah Dimungkinkan Bertambah

JAKARTA–MICOM: Alokasi anggaran transfer daerah dalam nota keuangan RAPBN 2011 sebesar Rp364,1 triliun, yang tengah dibahas di badan anggaran (banggar) DPR, masih terbuka kemungkinan mengalami peningkatan.

Hal itu diungkapkan oleh Deputi Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Kementerian PPN/Bappenas Max Pohan di Jakarta, Kamis (14/10).

Menurutnya, kenaikan anggaran transfer daerah yang berupa dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU) dan dana untuk otonomi khusus (otsus) memang selalu terjadi kenaikan.

Bahkan, lanjut Max, dari besaran yang dialokasikan dalam nota keuangan APBN 2011 sebesar Rp364,1 triliun juga masih memungkinkan untuk ditambah. “Sekarang angkanya masih bergerak karena masih dalam pembahasan di DPR. Bisa saja ada peningkatan,” ungkap Max.

Max menuturkan, dalam beberapa kali rapat dengan panja anggaran, angka alokasi transfer daerah tersebut belum mengalami perubahan, namun usulan-usulan muncul untuk menaikkan anggaran tersebut muncul. “Kita lihat saja nanti hasilnya seperti apa, segala kemungkinan masih bisa terjadi mengingat angkanya masih bergerak,” ujar Max.

Max mengatakan, kenaikan alokasi transfer daerah setiap tahunnya disesuaikan dengan kondisi pembangunan daerah yang menuntut adanya anggaran yang besar dari pemerintah pusat. Dalam pokok kebijakan fiskal APBN, tren aloaksi dana transfer daerah terus meningkat. Namun, kesenjangan perekonomian antara pusat dan daerah atau antar daerah belum juga teratasi.

Dalam APBN-P 2010, belanja negara yang dialokasikan untuk transfer ke daerah mencapai Rp344,6 triliun. Anggaran tersebut meningkat jika dibandingkan pagu APBN 2010 yang hanya sebesar Rp322,4 triliun.

Dalam beberapa kali kesempatan, Max menjelaskan, masalah keuangan (finansial) atau minimnya transfer daerah, merupakan satu dari tiga pokok persoalan terkait pembangunan daerah Dia meyakini, usulan memperbesar alokasi dana transfer daerah dinilai sebagai upaya mengembangkan pemerataan pembangunan daerah.

Ketika dikonfirmasi kepad Ketua badan Anggaran Melchias Markus Mekeng, dirinya mengatakan belum melihat adanya upaya untuk menaikkan anggaran transfer daerah dari yang dialokasikan dalam naota keuangan APBN 2011. “Belum melihat untuk itu, karena kalau dinaikkan pembiayaannya darimana, sampai sekarang tidak ada,” tukasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebenarnya untuk daa transfer daerah sudah ditentukan oleh UU Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Keuangan Daerah. Sebagai amanat UU No.33 Tahun 2004, alokasi yang dibagikan kepada Pemerintah Daerah oleh Pemerintah Pusat minimal 26 persen dari total penerimaan dalam negri netto. Alokasi DAK pada kisaran 10-20% dari DAU.

Namun, lanjut Mekeng, ada nomenklatur yang namanya dana penyesuaian dan deskresi yang dilihat dari situasi yang ada. Tetapi, kata dia, meliputi berbagai sektor yang menjadi prioritas pemerintah yakni dana penyesuaian infrastruktur dan prasarana daerah. “Tidak bisa langsung ujug-ujug ada program, tanpa melalui program prioritas dari pemerintah,” ujarnya.

Sumber Media Indonesia di Badan Anggaran menyatakan sempat muncul usulan agar untuk alokasi dana Otsus dan DAK, pemerintah hanya menyerahkan besaran angkanya saja, tanpa menyertakan program daan nantinya akan diisi oleh badan anggaran.

Namun, hal itu dibantah oleh Mekeng, menurutnya usulan seperti itu tidak ada, Badan Anggaran selama ini malah menyoroti realisasi anggaran otsus. “Otsus seperti bagaimana selama ini belum bagus laporannya, kami akan meminta lebih dulu laporan dari pemda yang mendapatkan otsus ini,” ujar Mekeng.

Sementara itu, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan bahwa sekarang daerah yang penilaian laporan keuangannya dari Badan pemeriksa Keuangan yang hanya 14 Pemda dari 532 Pemda. Namun, ia mengatakan perlu ada pengawasan terhadap alokasi transfer daerah, untuk itulah Kemenkeu akan intensif memberikan arahan sehingga pengelolaannya akan baik. (OL-3)

One response to “Anggaran untuk Daerah Dimungkinkan Bertambah

  1. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya, info DAU dan DAK 2011 kok tidak bisa diakses online yah………..??? ada apa……?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s