Dana hibah DKI Jakarta ke 8 pemda dihujani kritik

Bisnis Indonesia. JAKARTA: Dana hibah Provinsi DKI Jakarta kepada delapan kota dan kabupaten di perbatasan Jabodetabekjur dan Tangsel (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Cianjur dan kota Tangerang Selatan) menuai kritik. Gubernur Provinsi Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan dana hibah sebesar Rp25 miliar yang digelontorkan DKI Jakarta kepada kota-kota kawasan perbatasan relatif kecil dibandingkan periode pemerintahan sebelumnya.

“Saya dikritik kenapa jumlahnya makin menciut, tetapi ini akan jadi bahan evaluasi saya dan pertimbangan jajaran,” ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam sambutan rapat paripurna dan penandatanganan kerjasama BKP Jabodetabekjur di Balai Kota DPRD DKI Jakarta, hari ini.

Menurut Fauzi, dana itu sejatinya tidak dilihat dari berapa besar dana yang dikeluarkan, tetapi fokus pada realisasi programnya.

“Jangan dilihat berapa besarnya tapi upaya merealisasikan masalahnya,” ujarnya.

Pemda DKI Jakarta menggelontorkan dana hibah kepada delapan kota dan kabupaten kawasan Jabodetabekjur dan kota Tangerang Selatan sebesar Rp25 miliar.

Dana tersebut direncanakan untuk merealisasikan kerja sama antarkota di Jabodetabekjur dan Tangerang Selatan tahun ini.

Penanganan sarana dan prasarana sumberdaya air dalam upaya pengendalian banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya merupakan salah satu realisasi kerja sama itu.(luz)

2 responses to “Dana hibah DKI Jakarta ke 8 pemda dihujani kritik

  1. jakarta lagi banyak disorot masalah macet dll…para pejabat harus bisa membuktikan kinerja kpd umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s