Fokus Pengawasan Pada Pengelolaan PAD

Ambon, AE.- Komisi II DPRD Kota Ambon menjadikan pengawasan terhadap pengelolaan sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) sebagai salah satu fokus mereka.

Karena sebagian besar objek pendapatan tidak dimaksimalkan, sementara kebocoran setoran ke kas daerah diduga terus terjadi. Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Saiful Ali Almaskaty mengaku, sikap dewan tersebut dilakukan untuk menangani krisis keuangan yang melanda pemkot. “Hasil (rapat) terpenting kita adalah, kendalanya ada pada pengawasan.

Harusnya ini jadi domain dan tugas tim pemkot,” ujarnya Kamis (29/7) usai rapat Komisi II dengan tim intensifikasi sumber-sumber PAD Pemkot Ambon, di balai rakyat Belakang Soya. Namun Almaskaty enggan memaparkan kebocoran-kebocoran apa saja yang disinyalir olehnya. Dia hanya mencontohkan, adanya kebijakan wali kota berupa retribusi pengunjung rumah makan berbentuk kupon (Bill) berhadiah yang sah, dikeluarkan oleh pihak Dinas Pendapatan Pemkot Ambon. Bill merupakan kuitansi dengan nomor seri tertentu, dan berhadiah untuk menarik masyarakat membayar retribusi. Harus diberikan oleh pihak restoran bagi pengunjungnya.

“Rumah makan harus berikan bill ke pelanggan, karena kita yang makan lalu membayar, itu sudah termasuk PPN ke pemerintah,” imbuh Almaskaty. Rapat komisi yang berlangsung sejak Senin lalu itu, juga merekomendasikan tim intensifikasi mengontrol arus kas (cash flow) dan menghasilkan laporan keuangan terbaru (update) minimal setiap minggu. Direkomendasikan pula, agar Pemkot memaksimalkan Bagian Hukum guna melakukan analisa yuridis untuk meningkatkan PAD. Beberapa aset daerah tidak bisa dimaksimalkan hanya karena terkendala oleh UU tertentu, seperti yang dikatakan Kabag Hukum Pemkot Ambon, Eky Silooy. Namun Komisi II menghendaki Pemkot proaktif mencari celah mendapatkan sumber PAD baru.

“Pimpinan SKPD harus terapkan bisnis manajemen, harus bisa gali peluang. Kas keuangan kita berada pada posisi kritis hingga akhir Desember nanti,” ujar anggota Komisi II Alambarcis Pelupessy dalam rapat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s