DPRD akan Awasi Perbaikan Laporan Keuangan

KENDARI, KEPRES – Anggota DPRD Sulawesi Tenggara bakal mengawasi perbaikan point bermasalah pada laporan keuangan. Terkait opini disclaimer Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.“Perbaikan laporan keuangan akan kita awasai. Untuk mengetahui apakah sudah diperbaiki atau belum sesuai arahan pihak BPK,” kata Anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara, Ryha Madi, Kamis (29/7).

Buruknya rapor laoran keuangan, menurut Ryha Madi, menimbulkan pertanyaan miring. Menyusul pengelola keuangan merupakan aparat-aparat lama. Sementara LHP sebelumnya opini BPK baik, wajar dengan pengecualian secara. Namun, pada pemerintahan Nur Alam justru menurun.

“Ada apa, bisa terjadi kesalahan. Berarti tim kerja yang tidak memenuhi secara tepat,” kata Ryha Madi.

Disebut Ryha Madi, program Pemprov yang cukup besar bermasalah pada block grand. Program tersebut dinilai tergesa-gesa diluncurkan. Kurang matang pembahasannya pada tataran awal pembuatan program. Seperti pada pemberian dana 100 juta per desa. Tidak ada realisasi anggaran untuk pendidikan, alokasi pebuatan perpustakaan desa.

“Mestinya ada 25 persen dari Rp 100 juta itu. Ini terjadi di Baubau,” kata Ryha Madi.

Sebelumnya Waki Ketua DPRD Sultra, Muh Endang mengatakan, telah memprediksi program block grand bakal menunai masalah. Terkendala sumberdaya manusia pengelola dan regulasi atau aturan main yang belum jelas dan terburu-buru diluncurkan. CUK/LEX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s